Brilio.net - Sebuah video singkat yang merekam momen tidak biasa di teras rumah warga mendadak jadi perbincangan hangat. Dalam rekaman tersebut, bukannya suasana tegang karena penangkapan pencuri, yang terlihat justru pemandangan kontras. Seorang pria yang diduga tertangkap tangan hendak mengambil peralatan tukang tampak duduk tenang sambil menikmati semangkuk makanan yang diberikan oleh pemilik rumah.

Kejadian ini menarik perhatian karena respons pemilik rumah yang sangat tenang. Meski menjadi korban, ia tidak tersulut emosi ataupun memberikan tindakan main hakim sendiri kepada pelaku.

Respons Geli Sang Anak Melihat Kebaikan Ayahnya

maling diberi makan Instagram @ikl.nusantara

Maling diberi makan
foto: Instagram/@ikl.nusantara

Dalam sebuah rekaman video yang diunggah akun Instagram @ikl.nusantara, pria perekam video yang mengaku anak dari pemilik rumah mengungkapkan rasa heran sekaligus kagum atas sikap ayahnya. Ia merasa kejadian ini sangat langka dan hampir sulit dipercaya.

"Iki nek ra neng omahku kono elok tenan iki. Maling sik dikei mangan ini piye karepe?" (Ini kalau tidak terjadi di rumahku sendiri, sungguh luar biasa. Maling kok malah dikasih makan, bagaimana maksudnya?), ujarnya dengan nada heran, dikutip brilio.net dari Instagram @ikl.nusantara, Selasa (17/2/2026).

Sang anak menceritakan bahwa ayahnya tetap menjamu orang yang berniat jahat tersebut dengan prinsip kemanusiaan. Meski merasa geli dengan situasi itu, ia hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kesabaran sang ayah.

"Wis maling, jik dikei mangan karo Pakku. Wis rapopo, rasakna ya!" (Sudah maling, masih diberi makan sama Bapakku. Sudah tidak apa-apa, rasakan saja!), tambahnya dalam rekaman tersebut.

Alasan Kemanusiaan di Balik Semangkuk Makanan

maling diberi makan Instagram @ikl.nusantara

Maling diberi makan
foto: Instagram/@ikl.nusantara

Usut punya usut, pemilik rumah memutuskan untuk memberi makan karena merasa luluh setelah mendengar pengakuan pelaku. Pria tersebut mengaku nekat mencuri peralatan tukang karena rasa lapar yang tak tertahankan.

Bukannya memberikan "bogem mentah", sang pemilik rumah memilih untuk memastikan perut pelaku terisi terlebih dahulu. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian antarsesama sebelum nantinya kasus tersebut diproses lebih lanjut secara hukum atau diselesaikan dengan pihak berwajib. Aksi "balas dendam" lewat kebaikan ini pun menuai pujian luas dari warganet yang tersentuh dengan besarnya rasa maaf sang pemilik rumah.