Brilio.net - Wanita bernama asli Dewi Murya Agung, yang kerap disapa Depe, mengungkap alasan di balik keputusannya menempuh pendidikan sarjana. Bagi Depe, kuliah Psikologi bukan sekadar menambah gelar, melainkan upaya memahami diri sendiri dan memperbaiki hubungannya dengan sang putra, Gabriel.

"Aku ambil jurusan Psikologi. Ya buat aku sendiri, buat anakku sendiri, karena kan intinya kan lebih mengenal diri aku sendiri," kata Dewi Perssik saat ditemui di kediamannya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026), dilansir brilio.net dari KapanLagi, Jumat (29/5/2026).

Sebagai orang tua tunggal, Depe merasa ilmu Psikologi memberinya bekal untuk menjalankan pola asuh yang lebih tepat. Ia ingin memastikan tumbuh kembang Gabriel mendapat perhatian yang benar secara emosional dan psikologis.

"Dan bagaimana cara aku bersikap, bagaimana caranya aku bisa mendidik anak aku secara parenting orang tua yang single parent seperti itu aja," ujar Dewi Perssik.

Dirahasiakan dari Keluarga

Dewi Perssik kuliah psikologi © 2026

Dewi Perssik kuliah psikologi
© 2026 /Instagram/@dewiperssik9

Keputusan untuk kembali berkuliah sempat disimpan rapat-rapat oleh Depe. Pihak keluarga, termasuk kedua orang tuanya, baru mengetahui kabar tersebut setelah nama Dewi Perssik ramai diperbincangkan publik terkait sang anak, Gabriel.

"Eh kalau dibilang orang tuaku, orang tuaku baru tahu itu pun kemarin, yang pas rame tentang Gabriel gitu. Jadi sebelumnya orang tuaku, keluargaku nggak ada yang tahu kalau aku kuliah," jelasnya.

Setelah mengetahui kabar itu, keluarga pun memberikan respons yang hangat meski sempat heran dengan padatnya jadwal Depe. Orang tua Dewi mengungkapkan rasa mendukung sambil mempertanyakan bagaimana putrinya membagi waktu.

"Pas tahu, mereka bilang, 'Emang kamu ada waktu, Nak?' gitu," cerita Depe menirukan respons keluarganya.

Pakai Jubah agar Tidak Dikenali di Kampus

Dewi Perssik kuliah psikologi © 2026

Dewi Perssik kuliah psikologi
© 2026 /Instagram/@dewiperssik9

Hal menarik lain terungkap soal cara Dewi Perssik menjalani perkuliahan. Penyanyi "Hikayat Cintaku" ini memilih mengenakan jubah setiap kali berada di lingkungan kampus agar identitasnya tidak langsung dikenali teman-teman kuliahnya.

Strategi itu cukup berhasil — hingga momen presentasi datang. Suaranya yang khas justru menjadi petunjuk bagi rekan-rekan sekelasnya.

"Kebetulan aku kuliahnya pakai jubah, jadi teman-teman kuliah aku enggak ada yang tahu aku siapa. Kalau misalnya presentasi, mereka bilang suaranya kayak Dewi Perssik. Akhirnya tahu dari suara aku, cuma mereka enggak berani ngomong," ungkapnya.

Identitas Kampus Dirahasiakan

Meski sudah terbuka soal jurusan dan tujuannya berkuliah, Depe tetap enggan menyebutkan nama universitas tempatnya belajar.

"Ya pokoknya ada lah. Rahasia," kata Dewi sambil tersenyum.

Ilmu Psikologi Dukung Karier di Televisi

Di luar kepentingan keluarga, Dewi Perssik juga mengaku bahwa pemahaman soal psikologi sangat relevan dengan perannya sebagai pembawa acara televisi. Kemampuan membaca karakter setiap tamu dinilainya krusial untuk menjalankan tugasnya di depan kamera.

"Aku juga harus bisa membaca karakter setiap tamu yang hadir di acaraku, program aku. Dan juga yang paling penting adalah untuk anak aku. Bagaimana caranya aku bisa menjadi ibu yang baik untuk anak aku," ungkap Depe.

Dengan langkah ini, Dewi Perssik menunjukkan bahwa pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya, seiring peran gandanya sebagai ibu tunggal sekaligus figur publik.