Brilio.net - Penampilan fisik terbaru dari kreator konten terkemuka, Ria Ricis, yang kini terlihat memiliki bentuk hidung lebih proporsional dan mancung akhirnya mendapatkan penjelasan resmi. Perempuan yang kini genap berusia 30 tahun tersebut mengonfirmasi bahwa tindakan medis berupa operasi plastik jenis rinoplasti telah dilakukan pada area hidungnya. Langkah besar ini diambil bukan semata-mata demi mengubah aspek estetika wajah, melainkan didasari oleh kondisi kesehatan serius yang mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari dalam jangka panjang.

Diagnosis Medis Kelainan Struktur Tulang Hidung

Ria Ricis operasi hidung © 2026

Ria Ricis operasi hidung
© 2026 /Instagram/@riaricis1795

Sebelum mengambil keputusan untuk menjalani tindakan bedah, serangkaian pemeriksaan klinis secara mendalam telah ditempuh terlebih dahulu. Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi, ditemukan adanya deviasi septum atau kelainan struktural berupa tulang hidung yang tidak lurus. Kondisi asimetris tersebut memicu terjadinya penyumbatan signifikan pada salah satu jalur sirkulasi udara, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman yang konstan.

"Memang waktu itu pernah periksa dulu di RSCM, udah sempet di... apa sih, masuk ke radiologi apa segala macam aku nggak tau pasti. Udah sempet dicek juga memang tulangnya bengkok, bengkok ke kiri. Karena kalau misalnya bengkok ke kiri kan dia ada jalur nutup gitu," ujar Ria Ricis saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026), dilansir brilio.net dari KapanLagi, Kamis (28/5/2026).

Dampak Ketergantungan Obat Semprot Dekongestan Jangka Panjang

Ria Ricis operasi hidung © 2026

Ria Ricis operasi hidung
© 2026 /Instagram/@riaricis1795

Masalah penyumbatan jalan napas tersebut membawa dampak lanjutan terhadap pola hidup keseharian. Demi memperoleh kelonggaran bernapas secara instan setiap harinya, penggunaan obat semprot hidung berkategori keras menjadi sebuah ketergantungan yang berlangsung selama lima tahun terakhir. Frekuensi pemakaian obat tersebut dilaporkan telah melampaui dosis aman yang dianjurkan oleh otoritas medis.

"Dulu aku pernah pakai obat namanya Iliadin. Kalau temen-temen pernah tahu Iliadin obat keras. Dan bahkan sekarang udah susah dicari di mana-mana. Dulu aku masih pakai itu sehari 4 sampai 5 kali, yang di mana harusnya bolehnya dipakai cuma sehari sekali dalam waktu 5 hari. Tapi aku pakai Iliadin itu selama 5 tahun berturut-turut," ungkap Ricis, dikutip dari KapanLagi.

Prosedur Rekonstruksi Bedah Menggunakan Cangkok Tulang Iga

Ria Ricis operasi hidung © 2026

Ria Ricis operasi hidung
© 2026 /Instagram/@riaricis1795

Guna memulihkan fungsi anatomi hidung secara permanen, bintang utama dalam film Thaghut ini akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi perbaikan struktural di luar negeri. Tim dokter spesialis yang menangani kasus tersebut menerapkan tindakan bedah rekonstruktif dengan cara mengikis serta memotong bagian tulang yang mengalami penyimpangan posisi. Selain itu, material tambahan yang bersumber dari tulang iga pasien turut diintegrasikan untuk menegakkan kembali fondasi hidung agar lurus sempurna.

"Jalur nutup, kemudian kemarin diperbaiki, dikikis, dipotong, terus diisi lagi pakai iga, sekalian dinaikin," katanya, dikutip dari sumber yang sama.

Hasil Pemulihan dan Optimalisasi Fungsi Saluran Napas

Ria Ricis operasi hidung © 2026

Ria Ricis operasi hidung
© 2026 /Instagram/@riaricis1795

Setelah melewati fase krusial pemulihan pascaoperasi serta menyusutnya pembengkakan jaringan, perubahan positif berskala besar mulai dirasakan secara nyata. Saluran pernapasan kini dilaporkan telah kembali berfungsi normal sepenuhnya, sehingga ketergantungan pada obat-obatan semprot dapat dihentikan total, sembari memberikan bonus berupa peningkatan visual pada struktur luar hidung.

"Dapet estetik juga, dapet bisa bernapas juga, alhamdulillah," pungkas Ricis.