Lahirkan anak ketiga, ini alasan medis Lesti Kejora dilarang punya anak keempat
  1. Home
  2. ยป
  3. Selebritis
6 Maret 2026 12:54

Lahirkan anak ketiga, ini alasan medis Lesti Kejora dilarang punya anak keempat

Dokter yang menangani persalinan Lesti, Nana Agustina Sp.OG, dalam suasana haru usai proses persalinan, memberikan imbauan tegas. Agustin Wahyuningsih
Kondisi rahim Lesti Kejora | foto: YouTube Leslar Entertainment

Pedangdut Lesti Kejora belum lama ini membawa kabar bahagia atas kelahiran anak ketiganya yang berjenis kelamin perempuan. Meskipun persalinan berjalan lancar, dokter spesialis kandungan yang menangani istri Rizky Billar ini memberikan peringatan medis yang sangat serius terkait kesehatan reproduksinya ke depan.

Dokter yang menangani persalinan Lesti, Nana Agustina Sp.OG, dalam suasana haru usai proses persalinan, memberikan imbauan tegas agar Lesti dan Billar agar tidak kembali hamil di masa mendatang. Hal ini berkaitan dengan keamanan fisik sang penyanyi.

BACA JUGA :
Keluarga Lesti Kejora borong Infotainment Awards 2025, intip daftar lengkap pemenangnya


"Selamat ya buat semuanya. Alhamdulillah semua baik, aman insya Allah. Tapi udah cukup tiga lah ya, jangan nambah lagi. Cukup ya," kata sang dokter dikutip brilio.net dari laman YouTube Leslar Entertainment, Jumat (6/3/2026).

Penyebab Larangan Kehamilan Keempat

Kondisi rahim Lesti Kejora
foto: YouTube Leslar Entertainment

BACA JUGA :
Lesty Kejora melahirkan anak ke-2 berjenis kelamin perempuan, Rizky Billar ungkap rasa haru

Faktor utama yang mendasari saran medis tersebut adalah kondisi lapisan rahim Lesti yang dinilai sudah tidak ideal untuk menopang kehamilan berikutnya. Menurut tim medis, struktur organ dalam Lesti telah mengalami perubahan akibat riwayat persalinan sebelumnya.

"Dinding rahimnya sudah mulai tipis, makanya tiga aja, jangan nambah lagi yah," tegas dr. Nana menjelaskan alasannya.

Cerita di Balik Jarak Kelahiran yang Berdekatan

Kelahiran putri kedua Lesti ini terjadi pada Senin, 23 Februari 2026, yang hanya berjarak sekitar satu tahun dari anak kedua mereka, Leshia Tivana Billar, yang lahir pada Januari 2025. Kehamilan ketiga ini diakui Rizky Billar terjadi secara tidak terencana akibat kendala teknis pada alat kontrasepsi IUD yang digunakan Lesti saat mereka berlibur ke Liverpool.

"Banyak orang yang mungkin masih menganggap bahwa ini direncanakan, sebetulnya enggak. Anak ketiga ini enggak direncanakan sama sekali. Kita sudah KB, sudah pakai IUD. Tapi qadarullah akhirnya jadi," ungkap Rizky Billar.

Meskipun jarak usia anak-anak mereka sangat dekat, Billar menganggap hal ini sebagai cara Tuhan mengabulkan doa mereka terdahulu yang menginginkan anak kembar.

"Ini mungkin perwujudan doa kita dulu tetap pengin kembar, tapi karena kita enggak punya gen kembar jadi Allah mungkin ngasihnya dengan cara yang lain kali ya, dikasih yang jaraknya berdekatan," tuturnya.

FAQ Kelahiran Lesti Kejora

1. Apa bahaya yang mengintai jika seseorang tetap hamil saat dinding rahim menipis?

Kondisi dinding rahim yang menipis meningkatkan risiko ruptur uteri atau robekan rahim saat hamil maupun saat proses persalinan, yang dapat membahayakan nyawa ibu dan janin.

2. Mengapa pemasangan kembali IUD tidak bisa dilakukan sembarangan waktu?

Pemasangan IUD memerlukan prosedur medis yang steril dan biasanya dilakukan pada waktu tertentu, seperti saat sedang menstruasi atau masa nifas tertentu, serta memerlukan pemeriksaan fisik untuk memastikan posisi rahim aman.

3. Bagaimana pengaruh jarak kehamilan yang kurang dari 18 bulan terhadap rahim?

Jarak kehamilan yang terlalu dekat tidak memberikan waktu cukup bagi otot dan jaringan rahim untuk pulih total serta memulihkan cadangan nutrisi tubuh ibu, sehingga memperbesar risiko komplikasi kehamilan.

4. Apakah jenis persalinan caesar mempengaruhi penipisan dinding rahim?

Ya, persalinan melalui operasi caesar meninggalkan jaringan parut pada rahim. Semakin sering prosedur caesar dilakukan, bagian dinding rahim di sekitar bekas luka tersebut cenderung akan semakin menipis.

5. Apa rekomendasi metode kontrasepsi yang paling efektif setelah dilarang hamil lagi?

Dalam kondisi medis di mana kehamilan dilarang secara permanen demi keselamatan ibu, dokter biasanya menyarankan kontrasepsi mantap (kontap) seperti tubektomi bagi wanita atau vasektomi bagi pria.

Source: liputan6.com / Wayan Diananto
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags