Fakta di balik orderan palsu ambulans penagih utang: Indodana beri klarifikasi resmi
  1. Home
  2. »
  3. Serius
6 Februari 2026 19:46

Fakta di balik orderan palsu ambulans penagih utang: Indodana beri klarifikasi resmi

Berdasarkan hasil investigasi internal, terdapat fakta-fakta yang berbeda dari pemberitaan awal yang sempat dimuat. Agustin Wahyuningsih
foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan dengan berita mengenai dugaan oknum debt collector salah satu pinjaman online (pinjol) yang menggunakan modus orderan fiktif ambulans untuk menagih utang di Semarang. Sebelumnya, brilio.net memberitakan hal tersebut lengkap dengan tangkapan layar yang menunjukkan penyebutan pihak perusahaan fintech oleh sebuah akun Instagram.

Perusahaan fintech yang disebutkan dalam tangkapan layar tersebut adalah Indodana. Pihak Indodana Fintech memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar pada 3 Februari 2026 tersebut. Berdasarkan hasil investigasi internal, terdapat fakta-fakta yang berbeda dari pemberitaan awal yang sempat dimuat.

BACA JUGA :
Viral aksi mahasiswa mainkan sirene ambulans buat konten, ini klarifikasi mereka, tetap diproses hukum


Klarifikasi dan Investigasi Internal

Pada tanggal 04 Februari 2026, Tim Indodana Fintech dihubungi oleh pihak ambulans yaitu Ambulans Antasena, Ambulans Arjuna, dan Ambulans Armada Service untuk mengklarifikasi pesanan fiktif penjemputan warga yang sakit di wilayah Semarang, Jawa Tengah, dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Indodana berdasarkan berita tidak benar yang beredar di media.

Dari pertemuan tersebut, Tim Indodana Fintech menyambut baik laporan pihak ambulans telah menjalankan tugasnya tetapi mengalami gangguan operasional serta dampak reputasi dari kejadian tersebut.

Dari kejadian tersebut, kemudian Tim Indodana Fintech melakukan investigasi internal terhadap informasi data pemesan ambulans untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut.

BACA JUGA :
Viral wisatawan gunakan ambulans untuk berlibur di Sukabumi, berdalih mau jenguk orang sakit

Tim Indodana Fintech juga melakukan konfirmasi dan pengecekan pada data nasabah. Bahwa benar warga yang didatangi ambulans adalah nasabah Tim Indodana Fintech. Nasabah tersebut memiliki catatan pembayaran yang sangat baik (lancar) di Indodana Fintech.

Oknum Bukan Tim Collection Indodana Fintech

Setelah pengumpulan data internal, Tim Indodana Fintech melakukan pertemuan dengan pihak ambulans terkait. Pertemuan ini dilakukan untuk menemukan titik terang kronologi kejadian dan meluruskan ketidakbenaran pemberitaan yang telah beredar. Dalam pertemuan tersebut, Tim Indodana Fintech sudah mengkomunikasikan kepada pihak ambulans terkait hasil pengecekan internal nomor kontak pemesan ambulans.

Dari kejadian ini, dengan tegas Tim Indodana Fintech sampaikan bahwa nomor dan kontak oknum bukan dari bagian Tim Collection Indodana Fintech dan tidak ada keterkaitan dalam hal apapun dengan Indodana Fintech.

Komitmen Terhadap Kode Etik dan Aturan OJK

Sebagai perusahaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indodana menegaskan komitmennya untuk selalu patuh pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik penagihan yang berlaku. Praktik penagihan menggunakan intimidasi melalui fasilitas umum darurat sangat bertentangan dengan kebijakan perusahaan.

Melalui berita ini, brilio.net menyampaikan tanggung jawab atas kekeliruan informasi pada pemberitaan sebelumnya. Kami meluruskan bahwa pihak Indodana tidak terlibat dalam aksi order fiktif tersebut sebagaimana hasil klarifikasi resmi yang telah disampaikan.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags