Brilio.net - Dunia sering kali menyilaukan mata dengan standar kemewahan yang tidak ada habisnya. Di tengah tuntutan untuk selalu tampil "lebih" dan kepemilikan harta yang dianggap sebagai simbol kesuksesan, terkadang jiwa merasa lelah. Ada kerinduan mendalam akan ketenangan yang datang dari kesederhanaan. Banyak orang merasa tertekan oleh gaya hidup kompetitif, padahal kebahagiaan sejati sering kali justru bersembunyi dalam rasa syukur dan integritas yang terjaga rapat.
Mengenang sosok Meriyati Roeslani Hoegeng, istri dari mendiang Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, adalah perjalanan menuju ruang refleksi tersebut. Kabar wafatnya pada Selasa (3/2/2026) di usia 100 tahun membawa duka mendalam, sekaligus membangkitkan kembali kisah-kisah luar biasa tentang seorang pendamping pejabat tinggi yang memilih hidup bersahaja. Ia bukan sekadar saksi sejarah, melainkan benteng etika yang memastikan sang suami tetap menjadi polisi paling jujur.
BACA JUGA :
5 Kisah kesederhanaan Meriyati Hoegeng semasa hidup, istri Kapolri ikut suami ngontrak di Menteng
Dari kisah hidup Meriyati, tersirat banyak sekali petuah hidup yang bisa kamu jadikan kompas untuk menjalani hari-hari dengan lebih bermakna. Kisah kesederhanaannya bisa menjadi suri tauladan.
Nah, terinspirasi dari kesederhanaan Meriyati, berikut adalah kumpulan kata bijak yang bisa menjadi penyemangat versi brilio.net.
Quotes Kesederhanaan: Memaknai Hidup dari Rasa Cukup
Bagian ini mengajak kamu untuk memahami bahwa kekuasaan tidak harus berbanding lurus dengan kemewahan materi. Meriyati membuktikannya dengan tetap setia mendampingi suami meski harus mengontrak rumah di Menteng saat sang suami menjabat sebagai Kapolri.
BACA JUGA :
Meriyati Hoegeng meninggal dunia di usia 100 Tahun, simbol kesederhanaan pendamping jenderal jujur
1. Kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam tumpukan harta, melainkan dalam ketenangan hati yang merasa cukup.
2. Hidup bersahaja adalah perhiasan tercantik bagi siapa saja yang memiliki harga diri tinggi.
3. Lebih baik tidur nyenyak di rumah kontrakan daripada gelisah di istana hasil ketidakjujuran.
4. Kesederhanaan bukan berarti kekurangan, melainkan kemampuan untuk tidak diperbudak oleh keinginan duniawi.
5. Saat jabatan digenggam, justru kesederhanaanlah yang harus menjadi pakaian sehari-hari agar kaki tetap menginjak bumi.
6. Harta yang paling berkah adalah yang didapat dari keringat sendiri tanpa merugikan hak orang lain.
7. Nama baik adalah satu-satunya warisan yang tidak akan habis dimakan waktu dan tidak bisa dibeli dengan uang.
8. Menjadi orang baik itu jauh lebih penting daripada sekadar menjadi orang yang dianggap penting oleh dunia.
9. Kekuatan seorang istri terletak pada kemampuannya menjaga integritas suami di tengah godaan fasilitas.
10. Jangan biarkan fasilitas jabatan mengubah jati diri menjadi sosok yang asing bagi rakyat jelata.
11. Kesetiaan diuji saat hidup pas-pasan, namun tetap memilih jalan jujur demi martabat keluarga.
12. Rasa syukur adalah bumbu masakan paling nikmat, meski hanya berlauk gaji pensiun yang sangat minim.
13. Dunia mungkin memuja kemewahan, tapi sejarah hanya akan mengenang kebaikan dan kejujuran.
14. Hidup sederhana adalah bentuk perlawanan paling elegan terhadap budaya korupsi dan keserakahan.
15. Wariskanlah cerita tentang kejujuran kepada anak cucu, karena itu jauh lebih berharga daripada tumpukan emas.
Kata Mutiara Integritas: Menjaga Harga Diri di Tengah Godaan
Kisah Meriyati yang rela menutup toko bunga 'Leilani' demi menghindari konflik kepentingan adalah pelajaran etika yang luar biasa. Bagian ini merangkum keteguhan prinsip yang bisa menginspirasi kamu dalam setiap keputusan profesional.
16. Menutup pintu rezeki yang abu-abu adalah cara terbaik untuk membuka pintu keberkahan yang lebih luas.
17. Integritas sejati adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada satu orang pun yang melihat.
18. Jangan biarkan bisnis pribadi menjadi batu sandungan bagi amanah dan jabatan yang sedang dipikul.
19. Hadiah yang datang dengan pamrih hanyalah jeratan yang akan mencekik kebebasanmu di masa depan.
20. Berani berkata 'tidak' pada gratifikasi adalah kemenangan terbesar atas ego dan nafsu pribadi.
21. Kepercayaan publik adalah amanah suci yang tidak boleh dikhianati hanya demi kenyamanan sesaat.
22. Belajarlah untuk mengembalikan apa yang bukan menjadi hakmu, meski barang tersebut terlihat sangat menggoda.
23. Istri adalah benteng terakhir pertahanan moral dalam sebuah keluarga; jika ia kokoh, maka keluarga takkan runtuh.
24. Jangan biarkan pangkat membuatmu lupa cara menyemir sepatu sendiri dan menghargai kerja keras manual.
25. Kejujuran memang jalannya sunyi dan sepi, tapi ujungnya adalah kemuliaan yang tiada tara.
26. Setiap rupiah yang masuk ke kantong harus bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan dan nurani.
27. Jadilah seperti oase di tengah gurun; tetap segar dan jernih meski lingkungan sekitar penuh dengan debu kecurangan.
28. Cinta yang tulus mendukung pasangan untuk tetap di jalan yang benar, bukan justru mendorongnya mencari jalan pintas.
29. Kesabaran dalam menjalani hidup sederhana akan membuahkan rasa bangga yang tidak akan pernah luntur.
30. Ingatlah pesan orang tua: "Yang tinggal hanya nama baik. Itu saja yang perlu dipelihara!"
Langkah Meneladani Kesederhanaan Meriyati Hoegeng dalam Kehidupan Modern
Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana cara menerapkan nilai-nilai tersebut di era yang serba pamer ini? Kamu bisa mencoba langkah-langkah praktis berikut:
- Audit Keinginan vs Kebutuhan
Mulailah memilah mana yang benar-benar kamu butuhkan dan mana yang hanya sekadar gaya hidup agar dipuji orang lain.
- Jaga Jarak dengan Konflik Kepentingan
Jika kamu memiliki posisi tertentu, pastikan urusan pribadi tidak bercampur dengan urusan profesional.
- Nikmati Kebahagiaan Non-Materi
Temukan kesenangan dalam hobi sederhana seperti melukis, berkebun, atau menyanyi, sebagaimana yang dilakukan keluarga Hoegeng di masa pensiun.
- Teguh pada Prinsip
Jangan ragu menolak pemberian yang terasa janggal. Rasa tenang setelah menolak jauh lebih berharga daripada barang mewah itu sendiri.
FAQ Riwayat Meriyati dan Hoegeng
1. Mengapa Jenderal Hoegeng meminta Meriyati menutup toko bunganya?
Ia ingin menghindari konflik kepentingan. Hoegeng khawatir orang akan membeli bunga di toko istrinya bukan karena kualitas bunga, melainkan karena ingin mencari muka atau melancarkan urusan jabatan melalui dirinya sebagai Kepala Jawatan Imigrasi.
2. Bagaimana cara keluarga Hoegeng bertahan hidup dengan uang pensiun yang minim?
Mereka sangat mandiri dan produktif. Meriyati dan Hoegeng mengisi hari-hari mereka dengan melukis, menjadi narasumber dialog di radio Elshinta, hingga menyanyi bersama grup Hawaiian Seniors untuk menambah pendapatan.
3. Di mana lokasi rumah kontrakan yang ditinggali keluarga Hoegeng saat menjabat Kapolri?
Selama menjabat Kapolri, keluarga ini mengontrak rumah di Jalan M. Yamin (sekarang Jalan Madura), Menteng, Jakarta Pusat, karena enggan menggunakan rumah dinas yang mewah.
4. Siapa yang mengonfirmasi kabar wafatnya Meriyati Hoegeng pada 2026?
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Karumkit RS Bhayangkara Polri, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono.