Jenis Pajak
foto: pixabay.com
1. Pajak Pusat adalah pajak yang dipungut oleh negara atau pemerintah pusat. Sebagian besar dari pajak pusat dikelola oleh Direktorat Jenderal Pusat (DJP) - Kementerian Keuangan. Pajak Pusat meliputi :
a. Pajak Penghasilan (PPh)
b. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
c. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
d. Bea Meterai
e. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
2. Pajak Daerah adalah pajak yang pemungutannya dilakukan oleh Pemerintah Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pajak daerah meliputi :
a. Pajak Kendaraan Bermotor
b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
c. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
d. Pajak Air Permukaan
e. Pajak Rokok
f. Pajak Kabupaten yang terdiri dari:
g. Pajak Hotel
h. Pajak Restoran
i. Pajak Hiburan
j. Pajak Reklame
k. Pajak Penerangan Jalan
l. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan
m. Pajak Parkir
n. Pajak Air Tanah
o. Pajak Sarang Burung Walet
p. Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan
q. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan
Recommended By Editor
- BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bintaro Jaya hadirkan pilihan properti dan kendaraan, bawa banyak promo
- Pajak adalah, ketahui pengertian, fungsi, dan jenisnya
- Main ke Pestapora 2026 jangan lupa pakai BRImo, ada cashback 20% untuk transaksi QRIS & promo lainnya
- Pengertian pajak, jenis, dan rumus penghitungannya
- NPWP adalah nomor pokok wajib pajak, ini fungsi dan cara membuatnya
- Cara cek dan bayar tagihan PBB secara online, aman dan mudah dilakukan
- 7 Cara mendapatkan bukti potong pajak, bisa via online
- Cara cek NPWP dengan menggunakan NIK, cepat dan mudah dilakukan


