KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur selalu menginspirasi. Kisah hidupnya yang sederhana dan kegemarannya melontarkan humor dikenang hingga sekarang.
Tahun 1971 Gus Dur pulang ke Jombang setelah studi di Irak dan Mesir. Meski bapaknya KH Wahid Hasyim pernah menjabat Menteri Agama, kehidupan Gus Dur dan Sinta Nuriyah (istri) tak lantas bermewah-mewah.Guna mencukupi kebutuhan keluarga, tahun 1973 keluarga kecil ini membuka toko kecil.
Gus Dur juga pernah jualan es lilin yang dititipkan ke para penjual makanan. Tiap hari ia berkeliling dengan naik vespa membawa es lilin buatannya. Sedang aktivitasnya sehari-hari lainnya adalah mengajar, menulis, dan berceramah. Kesederhanaan hidup ditunjukkan seorang tokoh besar yang kemudian hari menjabat Presiden Indonesia ke-4. Gus Dur wafat tahun 2009 namun keteladanannya tak pernah terlupakan.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Cerita mantan preman jauhi dunia hitam, musuh bebuyutan jadi saudara
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Kisah dua pejuang air yang berusaha lestarikan lingkungannya
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Begini ungkapan hati Satpam UGM yang sekolahkan anaknya hingga S3
- Demi kepuasan pelanggan, 10 driver ojek online lakukan hal tak terduga
- Perjuangan hidup Bahlil Lahadalia, dari kuli hingga pengusaha sukses

