Brilio.net - Sering melihat bukan adegan pelamaran yang dilakukan seorang pria kepada kekasihnya. Umumnya si pria akan menekuk salah satu lututnya di hadapan sang wanitanya.
Namun, tahukah kamu alasan kenapa posisi pria melamar selalu seperti itu? Dilansir brilio.net dari metro, Kamis (7/4), ternyata ada 4 hal yang mendasarinya, yaitu :
1. Faktor agama.
Dalam agama kebanyakan posisi menekuk lutut atau berlutut merupakan posisi saat sedang berdoa. Berlutut merupakan tanda hormat dan memohon. Hal ini serupa dengan saat prosesi melamar, tentu saja sang pria sangat ingin bukan lamarannya diterima?
2. Tradisi minta maaf.
Dalam dunia pertempuran atau peperangan sendiri, berlutut merupakan simbol untuk meminta maaf atau menyerah. Jika dikaitkan dengan tradisi melamar ini diartikan bahwa sang pria sudah menyerahkan hatinya untuk pasangannya.
3. Bentuk penghargaan.
Dalam dunia kebangsawanan, bertekuk lutut biasanya dilakukan untuk menghormati orang dengan gelar yang lebih tinggi. Hal ini berlaku juga dalam prosesi melamar, bahwa sang pria akan menunjukkan rasa hormat kepada si wanita.
4. Praktis.
Berlutut dengan cara menekuk salah satu lutut merupakan posisi paling pas bagi pria untuk menunjukkan cincin lamarannya. Dengan menyodorkan tangan ke atas, posisi ini akan sangat mudah dilihat dan dijangkau wanita.
Nah, jika disimpulkan kenapa laki-laki berlutut ketika melamar jika diaplikasikan saat ini adalah sebuah bentuk bahwa si pria telah benar-benar memercayai pasangan dan ingin segera berkomitmen.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Nggak perlu buru-buru deh, ini 10 keuntungan menikah di usia 'matang'
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- 21 Pasang pengantin nikah bareng di dalam pesawat terbang, so sweet!
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Sebelum mantap ke pelaminan, pastikan 10 konsekuensi ini kamu pahami
- Bukti ketulusan, pengantin ini menikah dengan mahar segelas air putih
- Uang mahar nikah kurang, keluarga kedua mempelai bentrok di masjid
- Legenda seragam pengiring pengantin yang wajib kamu tahu





