Bukan sekadar band kafe, Covenant bawa cerita dari Manado ke panggung mimpi nasional
  1. Home
  2. ยป
  3. Musik
2 Januari 2026 11:11

Bukan sekadar band kafe, Covenant bawa cerita dari Manado ke panggung mimpi nasional

Uniknya, Covenant tidak terbentuk dari pertemanan lingkungan rumah yang klise. Azizta Laksa Mahardikengrat

Presented by A Mild

Brilio.net -Covenant hadir sebagai unit musik asal Manado yang patut disimak oleh para penikmat musik Tanah Air. Formasi band ini diisi oleh talenta-talenta lokal yaitu Dale pada vokal, Brave di posisi drummer, Prinz memegang bass, Dennis sebagai keyboardist, serta Vincent pada gitar.

BACA JUGA :
5 Resep masakan goreng enak untuk bekal kantor dan sekolah, rasanya lezat


Produktivitas bukan hal main-main bagi grup musik satu ini. Total tujuh single sudah selesai diproduksi dan direkam, dengan enam lagu mengisi EP pertama dan satu lagu terbaru berjudul "Cipta Nirwana" disiapkan sebagai pembuka untuk EP kedua. Semangat berkarya terus menyala untuk menembus pasar nasional meski usia band masih tergolong baru.

Uniknya, Covenant tidak terbentuk dari pertemanan lingkungan rumah yang klise. Para personil dulunya adalah pemain band reguler atau sering disebut player kafe yang terbiasa main cabutan di band berbeda-beda dengan visi yang belum tentu sejalan.

Sosok bernama Jendra menjadi kunci penyatuan talenta-talenta lepasan ini. Teman sang vokalis inilah yang berinisiatif menggabungkan para musisi "tentara bayaran" tersebut menjadi satu kesatuan utuh dengan visi bermusik serupa, hingga akhirnya nama Covenant resmi berkibar dan mulai memproduksi karya orisinal.

BACA JUGA :
Saling berbagi cerita dan ilmu, ini serunya gerakan SMARTFREN Ibu Bantu Ibu, siap jadi momfluencer

Foto: istimewa

Masa sulit era 2020 justru menjadi titik awal lahirnya karya-karya bermakna dari Covenant. Dua lagu pertama berhasil diciptakan dan digarap saat situasi dunia sedang tidak menentu, membawa pesan mendalam yang relevan dengan kondisi banyak orang kala itu.

Lirik-lirik tersebut mengangkat tema perjuangan atau struggle menghadapi tragedi kehidupan serta rasa sakit hati. Pesan utamanya mengajak pendengar untuk semangat dan bangkit kembali dari keterpurukan, sebuah refleksi nyata dari apa yang dirasakan saat melewati masa-masa kelam.

Eksperimen berani juga dilakukan lewat lagu berbahasa Inggris berjudul "Round Table". Karya unik ini lahir bukan dari proses kontemplasi yang rumit, melainkan dari momen random dan spontanitas saat sedang nongkrong santai mengelilingi meja bundar di rumah sang vokalis.

Judul lagu tersebut diambil secara harfiah dari objek yang ada di depan mata, yaitu meja bundar itu sendiri. Segala kelucuan dan cerita-cerita acak yang terjadi di meja makan tersebut kemudian dirangkum menjadi sebuah lagu yang masuk dalam deretan diskografi resmi Covenant.

Sumpah Setia Anti Bongkar Pasang

Foto: istimewa

Solidaritas bukan sekadar jargon kosong buat Covenant. Harapan terbesar ternyata bukan cuma soal jadi terkenal di level nasional, tapi justru soal keutuhan formasi band itu sendiri. Keinginan kuat agar tidak ada drama bongkar pasang pemain atau pergantian anggota menjadi doa paling serius yang diucapkan berulang kali oleh setiap personil.

Celotehan together forever sempat terlontar sambil tertawa, padahal itu adalah inti dari mimpi besar yang ingin dicapai sampai tua nanti. Visi dan misi dijaga super ketat supaya langkah kaki menuju panggung nasional bisa ditempuh berbarengan tanpa harus kehilangan satu pun anggota keluarga di tengah jalan.

Eksplor lebih banyak band lainnya di amild.id

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags